Relawan Rambo Nusantara Desak Pengusutan Tuntas Kasus Dugaan Penganiayaan Lansia di Desa Sialingan
MUARA ENIM, PUBLIK SUMATERA — Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang lanjut usia (lansia) di Desa Sialingan, Kecamatan Belida Darat, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, hingga kini masih menjadi sorotan publik.
Peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu itu dinilai belum menunjukkan perkembangan penanganan hukum yang jelas dan transparan.
Ali Sopyan, Relawan Rambo Nusantara (Rakyat Membela Prabowo), mendesak jajaran Polres Muara Enim untuk segera menuntaskan proses hukum terhadap pelaku penganiayaan tersebut.
Menurutnya, kasus yang menyita perhatian masyarakat ini perlu ditangani secara serius agar memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi korban.
Sementara itu, warga setempat juga mempertanyakan keseriusan aparat dalam menindaklanjuti perkara tersebut. Meski diketahui tim penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Selatan telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan sejumlah bukti, namun proses hukum dinilai berjalan lambat.
Salah satu tokoh masyarakat Belida Darat, Irno Irawan yang juga merupakan warga Desa Sialingan, menyayangkan lambannya penanganan kasus tersebut.
Ia menilai bukti-bukti yang ada seharusnya sudah cukup menjadi dasar bagi aparat penegak hukum untuk mengambil langkah tegas.
“Lambannya proses hukum kasus ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Kami berharap penanganannya dilakukan secara profesional, terbuka, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ujar Irno.
Ia juga mengingatkan bahwa ketidakjelasan penanganan perkara berpotensi menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
Menurutnya, jika situasi ini terus berlarut, dikhawatirkan dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Warga Desa Sialingan berharap pihak kepolisian, khususnya Polda Sumatera Selatan, dapat memberikan penjelasan resmi mengenai perkembangan penanganan kasus tersebut.
Transparansi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik serta memastikan proses hukum berjalan secara adil dan akuntabel.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terbaru dari pihak kepolisian terkait perkembangan penanganan kasus dugaan penganiayaan tersebut. Masyarakat pun masih menunggu kepastian hukum agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.


Tidak ada komentar